Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Telkomsel Telkomsel Telkomsel Telkomsel

Bendahara DPRD Melawi Konsultasi Pajak Digital, e-Bupot Jadi Sorotan Utama

cek disini

Sekretariat DPRD Melawi Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Pajak Lewat Konsultasi e-Bupot di KP2KP Nanga Pinoh

Info Nanga Pinoh- Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan administrasi perpajakan, tim bendahara dari Sekretariat DPRD Kabupaten Melawi melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Nanga Pinoh. Agenda utama kunjungan ini adalah mendalami penggunaan aplikasi e-Bupot (bukti potong elektronik) untuk pelaporan pajak secara digital.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi tersebut menjadi momen penting bagi bendahara DPRD Melawi dalam mengasah kemampuan teknis mereka, khususnya dalam proses perekaman dan pengiriman SPT Masa PPh Pasal 21 melalui sistem elektronik yang kini diwajibkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Salah satu petugas KP2KP Nanga Pinoh yang mendampingi langsung proses konsultasi tersebut menyampaikan bahwa pihaknya mendorong para bendahara untuk aktif dan mandiri dalam melakukan pelaporan pajak. Petugas juga memberikan arahan teknis secara bertahap, mulai dari login ke aplikasi e-Bupot, pembuatan bukti potong, hingga pengiriman SPT Masa.

Bendahara DPRD Melawi Konsultasi Pajak Digital, e-Bupot Jadi Sorotan Utama
Bendahara DPRD Melawi Konsultasi Pajak Digital, e-Bupot Jadi Sorotan Utama

Baca Juga : Marc Marquez Ungkap Rahasia Suksesnya: Balapan Cukup Pakai Insting!

“Dengan memahami alur kerja secara langsung, kami harap bendahara bisa lebih percaya diri dan tidak ragu menggunakan sistem ini ke depannya,” ujar petugas KP2KP.

Namun, dalam proses tersebut sempat terjadi kendala teknis. Salah satu bendahara mengalami kesulitan saat mencoba mengakses sertifikat elektronik karena tidak mengetahui passphrase (frasa sandi) yang dibutuhkan untuk otentikasi. Situasi ini cukup umum terjadi, terutama karena tugas bendahara tidak dipegang oleh satu orang saja, sehingga koordinasi menjadi penting.

Setelah dilakukan penelusuran dan pengecekan, passphrase yang sempat hilang akhirnya ditemukan.

Rupanya, sandi tersebut pernah dikirim oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sintang melalui saluran resmi, namun belum didokumentasikan dengan baik.

Setelah berhasil masuk, bendahara langsung diarahkan untuk mengirimkan laporan SPT Masa melalui e-Bupot dan memastikan tidak ada kendala teknis lainnya. Kegiatan pun berjalan lancar hingga akhir sesi.

Petugas KP2KP berharap ke depannya, seluruh bendahara di lingkungan pemerintahan daerah, termasuk dari Sekretariat DPRD Melawi, dapat lebih terbuka untuk berkonsultasi jika menemui kendala, baik secara langsung di kantor maupun melalui layanan digital seperti WhatsApp yang telah disiapkan.

“Layanan konsultasi daring ini kami buka agar pelayanan tetap bisa dijangkau dengan mudah kapan saja. Kami ingin membantu semaksimal mungkin agar proses pelaporan pajak berjalan lancar dan sesuai aturan,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dalam sistem perpajakan mulai terimplementasi dengan baik di daerah.

Kolaborasi antara instansi pemerintahan dan kantor pajak lokal menjadi kunci penting untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan profesional.

Setelah menyelesaikan proses pengiriman SPT Masa, tim bendahara pun mengajukan sejumlah pertanyaan lanjutan terkait fitur-fitur lainnya di aplikasi e-Bupot. Petugas KP2KP Nanga Pinoh menanggapi dengan antusias dan memberikan penjelasan secara rinci mengenai pengelolaan bukti potong untuk jenis pajak lainnya.

Selanjutnya, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data elektronik, termasuk file sertifikat dan passphrase. Mereka menyarankan tim bendahara untuk menyimpan informasi tersebut di tempat yang aman dan mudah diakses oleh pihak yang bertanggung jawab. Langkah ini akan memudahkan pelaporan di masa mendatang tanpa hambatan teknis serupa.

Di sisi lain, KP2KP Nanga Pinoh terus mendorong kolaborasi aktif antara instansi pemerintah daerah dan kantor pajak. Melalui pendekatan konsultatif dan edukatif, KP2KP ingin menciptakan budaya pelaporan pajak yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga efisien dan transparan.

Tak hanya itu, petugas juga menginformasikan tentang jadwal bimbingan teknis dan sosialisasi digital pajak yang akan berlangsung di bulan berikutnya.

Mereka mengundang bendahara dari berbagai instansi untuk hadir dan belajar bersama, guna memperkuat pemahaman dalam menggunakan sistem perpajakan berbasis elektronik.

Akhirnya, konsultasi yang berlangsung selama hampir dua jam itu memberikan hasil positif. Tim bendahara tidak hanya menyelesaikan tugas pelaporan mereka, tetapi juga membawa pulang pemahaman baru yang akan membantu kinerja mereka ke depan.

Dengan semangat kerja sama dan keterbukaan seperti ini, transformasi digital di bidang administrasi pajak daerah akan semakin mudah terwujud. KP2KP Nanga Pinoh berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra pendamping dalam setiap proses tersebut.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *