Tangani Masalah Sampah, DLH Melawi Harap Dukungan Anggaran: Banyak Kontainer Rusak dan Alat Berat Terbatas
Info Nanga Pinoh- Masalah sampah di Kabupaten Melawi kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Melawi dari Komisi II bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun langsung meninjau Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Patikrama, Desa Tanjung Niaga, Nanga Pinoh, hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Jumat (29/8/2025).
Kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut dari rapat dengar pendapat (RDP) sehari sebelumnya antara Komisi II DPRD dan DLH Melawi.
Banyak Kontainer Rusak, Sampah Menumpuk
Plt Kepala DLH Melawi, Oslan Junaidi, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan penting bagi para wakil rakyat untuk melihat kondisi nyata di lapangan.
“Selama ini masyarakat sering mengeluh karena sampah menumpuk di sejumlah titik. Salah satu penyebabnya, banyak kontainer sampah yang rusak akibat usia pakai yang sudah lama. Selain itu, fasilitas TPS juga perlu perbaikan,” ujar Oslan.
Menurutnya, jika sarana pengangkutan memadai dan kontainer dalam kondisi baik, maka persoalan penumpukan sampah bisa diatasi lebih cepat.

Baca Juga : Peristiwa tragis Driver Ojol Tewas dilindas dengan disengaja Rantis Brimob
Keterbatasan Alat Berat di TPA
Selain masalah kontainer, Oslan menyoroti keterbatasan peralatan di TPA Tanjung. Ia menyebutkan, pihaknya terpaksa meminjam alat berat dari Dinas PUPR selama lima hari terakhir untuk meratakan gundukan sampah.
“Alhamdulillah, dengan bantuan alat berat, tumpukan sampah sudah bisa diratakan kembali. Namun ini hanya solusi sementara. Ke depan, DLH perlu memiliki alat berat sendiri agar penanganan sampah lebih optimal,” tambahnya.
Harap Dukungan DPRD untuk Tambahan Anggaran
Oslan menyampaikan apresiasi kepada Komisi II DPRD Melawi yang telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah. Ia berharap dewan bisa memperjuangkan dukungan anggaran dalam pembahasan APBD 2026.
“Kami sangat berharap dukungan anggaran dari DPRD. Dengan adanya tambahan anggaran, kami bisa memperbaiki kontainer, meningkatkan fasilitas TPS, dan menambah sarana prasarana yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Komisi II DPRD Janjikan Perjuangan di 2026
Inspeksi mendadak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Melawi, M. Doliya Syaiful Ramdani, didampingi anggota Untung Atmanegara, Sahpri, dan Alexius. Mereka menyaksikan langsung kondisi TPS dan TPA, serta mendengar penjelasan dari pihak DLH.
Doliya menyampaikan bahwa DPRD memahami keterbatasan yang dihadapi DLH, dan pihaknya berkomitmen memperjuangkan tambahan anggaran meski pemerintah daerah saat ini tengah melakukan efisiensi keuangan.
“Permasalahan sampah ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kami di DPRD akan mendorong agar penanganan sampah menjadi prioritas pada anggaran tahun 2026,” tegas Doliya.
Harapan ke Depan
Dengan adanya sinergi antara DLH dan DPRD, Oslan berharap pengelolaan sampah di Melawi bisa lebih baik ke depan. Ia menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya soal anggaran, tetapi juga komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Kalau masalah sampah bisa ditangani dengan baik, otomatis lingkungan akan lebih sehat, masyarakat pun lebih nyaman,” tutup Oslan.
















