Gubernur Kalbar Serahkan 47 Penghargaan, Semarakkan Ramah Tamah HUT ke-80 RI
Info Nanga Pinoh- Suasana hangat dan penuh makna terasa di Ruang Garuda, Gedung Terpadu Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (17/8/2025) malam. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalbar menggelar Acara Ramah Tamah sekaligus Penyerahan Penghargaan bagi para tokoh, instansi, dan lembaga yang dinilai berjasa dalam pembangunan daerah.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, didampingi Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson. Turut hadir jajaran Forkopimda, anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Kalbar, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, organisasi kewanitaan, veteran, hingga Konsul Malaysia di Pontianak.

Baca Juga : Sejarah Bendera Merah Putih: Dari Kerajaan Majapahit hingga Simbol Kemerdekaan
47 Penghargaan untuk Pahlawan Pembangunan Daerah
Dalam momentum istimewa ini, Gubernur Ria Norsan menyerahkan 47 penghargaan kepada berbagai pihak. Penghargaan tersebut mencakup beragam sektor mulai dari pelayanan publik, pertanian, UMKM, hingga mitra pembangunan.
Beberapa penerima penghargaan di antaranya:
-
Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi 2025: Kelurahan Nyarumkop (Singkawang Timur) dan Desa Paal (Nanga Pinoh, Melawi) sebagai juara pertama.
-
Mitra Pembangunan Air Minum & Sanitasi: Wahana Visi Indonesia.
-
UMKM Berprestasi: Verawati (Amplang Kite), Yusniar (Dapur Nyai), Syahadat (Muara Agro Mandiri), dan Hermansyah (Menulis).
-
Indeks Pelayanan Publik: RSJ Provinsi Kalbar, RSUD Dr. Soedarso, Dinas Pendidikan, dan UPT PPD Bappenda.
-
Penghargaan Pangan & Perkebunan: PT. Topindo Niaga Nusantara, PT. Bintang Harapan Desa, PT. Harapan Sawit Lestari, CV. Tiga Bintang, hingga PPKS Parindu.
-
Petani & Penyuluh Berprestasi 2025: Sabinus Sugimin (Sanggau), Ibnu Taufik, SP (Kubu Raya), serta kelompok tani Tunas Baru (Sambas).
-
Balai Penyuluh Pertanian Berprestasi: BPP Tebas (Sambas), BPP Bonti (Sanggau), dan BPP Rasau Jaya (Kubu Raya).
Menurut Gubernur, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga pemicu semangat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kalbar.
Pesan Gubernur: Kemerdekaan Harus Terus Diisi dengan Pembangunan
Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan makna kemerdekaan sebagai hasil perjuangan para pahlawan. Ia mengingatkan bahwa bangsa ini tidak boleh melupakan jasa mereka.
“Kemerdekaan bukan hadiah, tetapi buah dari perjuangan dan pengorbanan. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan itu dengan kerja nyata,” ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kalbar tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar visi besar Indonesia Maju bisa terwujud.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, menjadi pengingat kita semua untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat daya saing daerah,” tambahnya.
Antusiasme Masyarakat dan Simbol Syukur
Selain penyerahan penghargaan, acara juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. Suasana penuh keakraban terlihat ketika para undangan berbaur, berbincang, dan menyampaikan harapan untuk Kalbar yang lebih sejahtera.
Gubernur Ria Norsan menutup acara dengan pesan bahwa semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membangun daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan lembaga lainnya akan mempercepat tercapainya kesejahteraan rakyat Kalbar.
















