Info Nanga Pinoh — Sebanyak 444 jemaah haji asal Kabupaten Kubu Raya dan Sambas yang tergabung dalam Kloter 21 BTH telah tiba di Asrama Haji Pontianak, Minggu (6/7/2025), setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut hangat oleh keluarga dan para petugas haji, meski diselimuti duka atas wafatnya salah satu jemaah di Mekkah.

Rombongan tiba terlebih dahulu di Debarkasi Batam pada Ahad dini hari pukul 01.15 WIB, setelah lepas landas dari Bandara Madinah pada Sabtu, 5 Juli 2025 pukul 12.55 Waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya, jemaah terbang menuju Pontianak dalam tiga gelombang penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut mendampingi para jemaah dalam penerbangan pertama menuju Kalbar sebagai bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah daerah kepada tamu Allah tersebut.
Satu Jemaah Kloter 21 Wafat Usai Tunaikan Rukun Haji
Ketua Kloter 21, Sudirmansyah, menyampaikan bahwa secara umum seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan telah menjalankan rukun haji dengan baik. Namun, terdapat satu jemaah yang wafat di Mekkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
“Kami sampaikan duka cita mendalam. Beliau wafat dalam keadaan khusnul khatimah setelah menyempurnakan ibadah,” ujarnya.
Kloter ini terdiri dari 231 jemaah laki-laki dan 213 perempuan, didampingi oleh delapan petugas, termasuk pembimbing ibadah Mahmud.
Baca Juga : Wagub Kalbar Dukung Aspirasi PPPK dalam Rakornas di Jakarta
Kloter 22 Tiba Hari Ini, Satu Jemaah Juga Wafat di Mekkah
Sementara itu, Kloter 22 dijadwalkan tiba di Pontianak hari ini, Senin (7/7). Kloter ini membawa jemaah dari berbagai daerah di Kalbar, antara lain:
-
Mempawah (177 orang)
-
Kubu Raya (181 orang)
-
Kayong Utara (72 orang)
-
Sambas (3 orang)
-
Melawi (1 orang)
Selain jemaah, rombongan Kloter 22 juga terdiri dari petugas TPHI, TPIHI, TKHI, KBIHU, dan PHD.
Namun, kabar duka kembali datang. Satu jemaah Kloter 22 juga dilaporkan meninggal dunia di Mekkah. Identitas dan keterangan lebih lanjut masih dalam proses klarifikasi oleh pihak Kementerian Agama.
Jemaah Sakit Masih Dirawat di RS Madinah
Di sisi lain, informasi yang diterima menyebutkan bahwa satu orang jemaah asal Kalbar belum dapat pulang karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Madinah. Pemerintah Provinsi Kalbar bersama pihak Kemenag terus memantau kondisi kesehatan jemaah tersebut dan memastikan segala kebutuhan medisnya terpenuhi.
Para jemaah asal Sambas diinapkan satu malam di Asrama Haji Pontianak dan dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada hari ini.
















